Waspadai Penyakit Yang Muncul Ketika Banjir

0
295
Photo: Unsplash/KellySikkema
Photo: Unsplash/KellySikkema
- Advertisement -

Banjir sebagai bencana yang terjadi ketika curah hujan tinggi dan berlebihan sehingga merendam daratan. Pengelolaan tata ruang yang tidak tepat menyebabkan air tidak mudah meresap. Banjir juga berdampak pada kesehatan manusia. Akibatnya ada beberapa penyakit yang dapat mudah menyebar dan menular ketika banjir terjadi.


Berbagai penyakit yang dapat ditularkan melalui air, seperti diare, demam tifoid, dan leptospirosis (bakteri yang ditularkan dari hewan ke manusia). Virus, bakteri, dan kuman merupakan hasil polutan rumah tangga atau limbah industri berbahaya. Penyakit-penyakit tersebut akan meningkat jumlah penderitanya ketika banjir. Dan hal ini juga berlaku untuk penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah.

Selain itu, air banjir yang kotor juga dapat menyebabkan infeksi luka, infeksi saluran pernapasan, infeksi mata, dan dermatitis (berbagai penyakit kulit). Perlu diwaspadai segala macam penyakit akibat banjir, umumnya penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi.

Penyakit Musim Hujan

Kenali penyakit yang biasa terjadi di musim hujan, terutama lingkungan yang berisiko terkena banjir. Waspadai kemungkinan beberapa penyakit dibawah ini:

A. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam dengue atau disingkat DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Demam berdarah terjadi ketika virus masuk kedalam tubuh yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, kemudian penderita akan mengalami nyeri hebat pada bagian tulang. Gejala umum yang sering dirasakan seperti:

      • Demam tinggi
      • Mual
      • Muntah
      • Ruam kulit
      • Mudah lelah
      • Nyeri perut
      • Nyeri otot dan tulang
      • Terasa nyeri di belakang mata
      • BAB berwarna kehitaman

Dalam beberapa kasus, demam berdarah bisa menjadi bahaya dan mengancam nyawa bila tidak segera ditangani. Periksakan segera ke dokter jika mengalami gejala demam berdarah.

B. Diare

Diare adalah kondisi yang ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang meningkat bila dibandingkan dengan biasanya, dan feses berubah menjadi cair. Diare biasanya berlangsung selama beberapa hari, tapi juga bisa terjadi selama berminggu-minggu. Diare merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang ketika banjir, walau penyakit ini sering terjadi kapan saja.

Diare pada saat musim hujan biasanya disebabkan oleh bakteri salmonella, cholera, dan shigella. Sanitasi yang buruk dan mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri, virus atau parasit menjadi penyebab seseorang mengalami diare.

Gejala umum diare seperti tinja menjadi encer, kram perut, perut kembung, dan frekuensi buang air besar menjadi lebih sering. Penderita akan mengalami demam, darah pada tinja, dan penurunan berat badan serta dehidrasi pada kasus diare parah. FYI… Di Negara berkembang, diare merupakan salah satu penyebab kematian umum yang dialami balita.

C. Leptospirosis

Disebabkan oleh bakteri Leptospira dan biasanya disebarkan melalui hewan, seperti sapi, babi, anjing dan tikus menjadi penyebab paling umum dan harus diwaspadai. Hindari bersentuhan langsung dengan aliran atau kubangan air yang sudah tercemar urine dari hewan tersebut. Gejala dari leptospirosis mirip dengan flu ringan, yaitu:

      • Sakit kepala
      • Menggigil
      • Nyeri otot
      • Muntah
      • Ruam pada kulit
      • Mata merah
      • Kulit menjadi kuning

Infeksi yang parah dapat mengakibatkan pendarahan di dalam tubuh dan menyebabkan kegagalan pada organ (otak, paru-paru, ginjal, dan hari). Jika dibiarkan, infeksi leptospirosis  dapat mengancam nyawa si penderita.

D. Influenza/Flu

Influenza, atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernapasan terutama hidung. Gejala umum yang dirasakan seseorang ketika sedang flu yaitu:

      • Demam
      • Batuk
      • Nyeri pada tenggorokan
      • Nyeri kepala berat
      • Nyeri otot
      • Rasa tidak nyaman secara umum

Walaupun bersifat umum dan tidak berbahaya, namun beberapa orang dapat mengalami komplikasi influenza seperti pneumonia.

E. Hepatitis A

Penyakit yang menyebar melalui makanan dan minuman ini sebagian besar terjadi pada anak-anak. Hepatitis A merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis tipe A. Gejalanya penyakit ini mirip seperti flu. Pada gejala awal ditandai dengan mual, muntah, kelelahan, hilang nafsu makan, sakit perut, terkadang sakit kuning, dan demam.

Baca Juga: Mirip Dengan Flu, Kenali Gejala Hepatitis A
F. Malaria

Penyakit lainnya yang menyerang ketika banjir yaitu malaria. Penyakit infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles. Malaria ditandai dengan demam yang muncul sekitar 10 – 15 hari setelah adanya gigitan nyamuk. Gejala awal ditandai dengan sakit kepala dan tubuh menggigil. Perlu diingat, jika tidak ditangani segera, malaria berisiko mengancam nyawa penderitanya.

Pencegahan Penyakit Saat Banjir

Menjaga kebersihan dan lingkungan sangatlah penting. Hal ini juga berlaku ketika banjir melanda. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ketika banjir terjadi, diantaranya:

    • Selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih juga mengalir
    • Sterilkan air yang ingin dikonsumsi dengan merebusnya
    • Cuci bersih semua bahan makanan. Hindari makanan yang terkontaminasi air banjir
    • Cuci bersih dan keringkan semua peralatan rumah yang terkena air banjir
    • Cuci semua pakaian yang terkontaminasi air banjir dengan sabun dan air bersih
    • Membersihkan semua tempat yang mungkin menjadi tempat nyamuk berkembang biak
    • Hindari gigitan nyamuk untuk mencegah penularan penyakit akibat banjir
    • Gunakan obat/body lotion antinyamuk
    • Jika memiliki luka terbuka dan terkena air banjir, segera bersihkan luka dan oleskan salep antibiotik untuk mencegah infeksi
    • Konsumsi makanan sehat dan segar untuk menjaga sistem kekebalan tubuh

Dengan melakukan pencegahan dan menjaga kesehatan diri serta lingkungan, maka risiko terkena penyakit dimusim hujan dapat diminimalkan. Segera periksa ke dokter jika terkena penyakit tertentu saat banjir untuk mendapat penanganan yang tepat.

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here