Waspada penyakit yang muncul pasca banjir, dan simak pencegahannya

0
246
Credit by (pixabay/Hermann)
- Advertisement -

Air merupakan elemen penting bagi kehidupan manusia. Apabila kekurangan air akan membawa malapetaka dan menyebabkan kekeringan. Tentunya hujan lah yang sangat didambakan ketika dalam kondisi  seperti ini. Namun, Curah hujan yang tinggi sehingga debit air melimpah/berlebihan dan dengan keadaan lingkungan yang tidak mendukung seperti, lahan gundul, drainase tidak berfungsi dengan maksimal,dan budaya masyarakat yang kurang baik dengan membuang sampah tidak pada tempatnya menyebabkan saluran-saluran air tertutup oleh sampah. Dengan kondisi seperti itu akan mendatangkan musibah banjir.

Terjadinya musibah banjir yang merendam wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya beberapa waktu lalu, menyebabkan kerusakan lingkungan dan juga materiil. Tak hanya itu, kerusakan lingkungan yang terjadi akibat musibah banjir akan mendatangkan musibah berikutnya, yaitu,  potensi muncul dan merebaknya berbagai macam penyakit yang bisa saja menular kepada siapapun terutama anak-anak dan lansia yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

Penyakit yang sering muncul dan merebak di musim penghujan dan banjir, di antaranya :

1. Influenza

Penyakit ini merupakan penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza, penyakit ini umum terjadi ketika musim penghujan, biasanya gejalanya disertai demam, rasa pegal linu, bersin-bersin, dan rasa tidak enak dibadan.

2. Diare

Minimnya air bersih ketika banjir menjadi salah satu faktor penyebab penyakit diare, kondisi lingkungan yang kurang memadai kebersihannya membuat siapa saja rentan terkena diare, terutama pada usia balita.

3. Penyakit kulit

Infeksi terjadi akibat paparan secara langsung antara permukaan kulit dengan air banjir yang terkontaminasi bakteri. Umumnya, infeksi menular melalui luka terbuka pada permukaan kulit.

4. Demam berdarah dengue (DBD)

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini paling umum terjadi saat musim penghujan.

Baca juga : Waspada Demam Berdarah (DBD) Mengintai di Musim Hujan

5. Leptospirosis

Penyakit ini sering kita kenal dengan penyakit yang ditularkan melalui kencing tikus yang terinfeksi. Leptospirosis  disebabkan oleh bakteri Leptospira yang hidup dalam tubuh  tikus. Dalam kondisi banjir air kencing tikus mudah larut dan hanyut terbawa arus banjir sehingga mempercepat proses penularan terhadap manusia, terlebih apabila terdapat luka terbuka pada tubuh manusia.

6. Disentri

Kurang terjaganya kebersihan lingkungan ketika terjadi musibah banjir membuat seseorang dapat dengan mudah terserang Disentri, yaitu terjadinya peradangan pada usus yang menyebabkan diare yang disertai darah atau lendir. penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Shigella.

7. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)

ISPA adalah infeksi saluran pernafasan akut yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru-paru yang berlangsung kurang lebih 14 hari, disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk ke saluran pernafasan. Ketika banjir banyak yang mudah terserang penyakit ISPA, hal ini dikarenakan menurunnya sistem imun, Karena kelelahan, cuaca dingin karena hujan turun terus menerus, dan gizi yang buruk ketika berada di pengungsian.

Kita harus tetap waspada dengan berbagai macam resiko tertular penyakit tersebut, Namun, kita masih bisa mencegahnya. Apa saja yang harus kita lakukan untuk mencegah tertularnya beberapa penyakit tersebut, simak ulasannya.

    • Maksimalkan agar kondisi tubuh tetap  selalu bersih
    • Cuci tangan terlebih dahulu ketika akan beraktivitas, terutama sebelum makan.
    • Sebisa mungkin asupan makanan tercukupi
    • Konsumsi vitamin untuk menjaga tubuh agar tetap fit
    • Periksakan kesehatan rutin di posko-posko yang tersedia.

Sumber:
1. Soeharsono, Zoonosis Penyakit Menular dari Hewan ke Manusia, Yogyakarta, Penerbit       Kanisius:2002

  1. Serba Serbi Lingkungan/AIR, HUJAN, BANJIR, DAN PENYAKIT MENULAR 

 oleh : Tri isnani, S. Sos. *Staf Loka Litbang P2B2 Banjarnegara

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here