- Advertisement -
Demam berdarah dengue atau disingkat DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Demam berdarah terjadi ketika virus masuk kedalam tubuh yang ditularkan melalui gigitan nyamuk.
Apa Itu Demam Berdarah Dengue?

Demam dengue biasa disebut sebagai “break bone fever” karena menyebabkan penderita mengalami nyeri hebat pada bagian tulang. Demam dengue dapat menyerang siapa saja, baik yang muda atau pun yang tua.

Dalam beberapa kasus, demam berdarah bisa menjadi bahaya dan berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam nyawa bila tidak segera ditangani. Bentuk yang pertama adalah demam berdarah yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah, dan rendahnya tingkat trombosit yang menyebabkan darah membeku. Bentuk yang kedua adalah sindrom renjat dengue yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.

Tanda dan Gejala

Gejala demam berdarah tidak langsung muncul setelah adanya gigitan nyamuk pembawa virus dengue. Biasanya gejala akan muncul sekitar 3 – 14 hari. Virus dengue akan menimbulkan penyakit dalam dua bentuk demam, yaitu :

    • Demam Dengue (DD)
    • Demam Berdarah Dengue (DBD)
Mengenal Ciri-ciri Demam Dengue & Demam Berdarah
  1. Demam Dengue (DD)

Gejala dari demam dengue biasanya diawali dengan demam tinggi sekitar >40° Celcius selama 4 – 7 hari setelah gigitan nyamuk yang disertai:

    • Mual
    • Muntah
    • Menggigil
    • Sakit kepala parah
    • Nyeri di bagian belakang mata
    • Nyeri otot dan sendi
    • Ruam pada tubuh selama 3 – 4 hari setelah demam dan akan berkurang setelah 1 – 2 hari, lalu ruam kedua akan terjadi beberapa hari kemudian

B. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam berdarah dengue taraf awal menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot juga sendi. DBD yang parah biasa dikenal dengan nama “Dengue Hemorrhagic Fever” yang dapat menyebabkan perdarahan serius serta penurunan tekanan darah sehingga berujung pada kematian.

Gejala dari demam berdarah dengue hampir sama dengan gejala demam dengue, namun demam berdarah dengue memiliki tambahan gejala seperti:

    • Sakit perut parah
    • Muntah secara terus-menerus
    • Sulit bernapas setelah demam awal mereda
    • Kerusakan pada pembuluh darah
    • Perdarahan dari gusi, hidung atau area di bawah kulit yang menyebabkan tubuh seperti memar berwarna keunguan

Demam dengue (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) akan berlangsung sekitar 6 – 7 hari, fase pertama 1 – 2 hari mengalami demam tinggi, hari ke 3 – 4 demam turun, hari ke 5 – 6 demam sedikit naik lagi. Demam akan diikuti dengan penurunan jumlah trombosit hingga suhu penderita menjadi normal.

C. Dengue Shock Syndrome

Gejala dengue shock syndrome merupakan gejala yang paling parah. Gejala ini meliputi semua gejala dengue dan demam berdarah dengue, yang ditambah dengan:

    • Perdarahan parah
    • Kebocoran di luar pembuluh darah
    • Mengalami shock dikarenakan tekanan darah yang rendah

Biasanya penyakit ini terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami infeksi dengue untuk kedua kalinya, yang berakibat fatal.

Faktor Penyebab Demam Berdarah

Penyakit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk ini paling seringkali terjadi di area tropis dan subtropis, selama musim hujan dan setelah musim hujan. Berikut adalah beberapa Negara diantaranya:

    • India
    • Afrika
    • Timur Tengah
    • Asia Tenggara dan Tiongkok
    • Australia, Pasifik Selatan dan Pasifik Tengah
    • Karibia, Amerika Selatan dan Amerika Tengah

Menurut  World Health Organization (WHO) mencatat kasus demam berdarah di seluruh dunia meningkat pesat hanya dalam beberapa dekade terakhir. Diperkirakan ada sekitar 50 – 100 juta kasus akibat demam berdarah setiap tahunnya. Sekitar setengah dari populasi manusia di dunia sangat berisiko terkena penyakit demam berdarah.

Baca Juga: Mencegah Demam Berdarah (DBD)

Indonesia sebagai Negara beriklim tropis menjadi salah satu lokasi yang rawan terkena penyakit demam berdarah. Kebiasaan buruk penduduk Indonesia menjadi salah satu faktor penyebab virus dengue menyebar. Apa saja faktor yang mempengaruhi demam berdarah?

    • Musim hujan yang lama
    • Buruknya daya tahan tubuh
    • Membuang sampah sembarangan
    • Jarang menguras bak mandi, tutup penampungan air yang tidak dipakai
    • Gemar menumpuk pakaian kotor

Waspadai tanda-tanda dan gejala demam berdarah, jika mengalami gejala tertentu sebaiknya periksakan segera ke dokter. Dan tidak lupa untuk selalu menjalankan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit, seperti demam berdarah.

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here