Penyakit Turunan Yang Perlu Diwaspadai

0
209
credit : white77/pixabay
- Advertisement -

Memiliki tubuh sehat dan terbebas dari berbagai penyakit merupakan keinginan semua orang. Namun sangat disayangkan, ada beberapa jenis penyakit yang tidak bisa kita hindari sama sekali salah satunya adalah penyakit turunan. 

Penyakit turunan adalah penyakit yang diwariskan secara turun temurun. Keluarga yang memiliki riwayat medis tentu berperan penting terhadap kesehatan. Misalnya jika dalam satu keluarga memiliki riwayat penyakit diabetes, sudah dapat dipastikan kita atau anak-anak kita yang akan mewarisi penyakit tersebut, dengan kata lain risiko terkena diabetes lebih besar dari pada risiko seseorang yang tidak memiliki gen tersebut. 

Meskipun begitu, beberapa penyakit tersebut tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan melainkan akibat dari gabungan dari beberapa faktor, seperti pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat, misalnya saja seperti penyakit jantung, darah tinggi dan gangguan mental. 

Pada artikel kali ini, CintaJamu.id memberikan informasi beberapa jenis penyakit turunan yang perlu anda ketahui. 

Penyakit Turunan atau Penyakit Warisan

  • Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi 

Merupakan keadaan dimana tekanan darah seseorang meningkat di atas normal atau kronis (untuk waktu yang lama). Hipertensi sering terjadi tanpa disadari, hal ini dikarenakan tidak ada gejala yang muncul. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan pengukuran tekanan darah. Jika tekanan darah meningkat sebaiknya segera diobati, karena jika tidak, akan meningkatkan risiko hipertensi seperti terkena stroke dan serangan jantung. 

  • Gangguan Mental

Orang yang menderita gangguan mental seperti, stress, depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, autisme, dan down sindrom. Kemungkinan besar memiliki keluarga yang memiliki gangguan serupa. Meskipun gangguan mental ini bisa terjadi pada orang yang tidak ada riwayat gangguan mental pada keluarganya. Dugaan lain selain dari faktor keturunan,  gangguan ini dipengaruhi oleh faktor lain, seperti stress atau tekanan psikologis yang berat. 

  • Kanker 

Penyakit kanker muncul bukan hanya karena faktor gaya hidup yang tidak sehat,  namun faktor genetik juga yang ikut berperan terhadap seseorang mengidap penyakit kanker.  Hanya saja, dari beberapa kasus kanker yang disebabkan oleh faktor genetik tergolong kecil sekitar 5% – 10%, selebihnya disebabkan oleh faktor lain. 

  • Jantung 

Faktor genetik memiliki peran yang cukup penting terhadap munculnya penyakit jantung. Ditambah ada beberapa faktor yang makin memperbesar risiko terjadinya penyakit jantung seperti pola hidup yang tidak sehat, obesitas, dan kolesterol tinggi. 

  • Kelainan Darah (Thalasemia) 

Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan dari kedua orang tua yang membawa gen abnormal kepada anaknya. Penyakit ini menyerang sel darah merah pada tubuh penderitanya. Kondisi ini menyebabkan hemoglobin pada sel darah merah selalu berkurang, membuat oksigen sulit untuk diedarkan pada seluruh tubuh. Seseorang yang menderita Thalasemia memerlukan transfusi darah secara terus menerus  untuk menjaga kadar hemoglobin tetap stabil. 

  • Diabetes Mellitus (Diabetes Tipe 1)

Merupakan penyakit turunan yang ditandai dengan naiknya kadar  gula darah pada tubuh. penyakit ini menyebabkan penderitanya kekurangan hormone insulin pada tubuh. penyakit ini sering terjadi pada masa kanak-kanak, namun ada juga yang terjadi pada usia dewasa. Risiko seorang anak menderita penyakit turunan ini lebih besar apabila kedua orang tuanya menderita diabetes tipe 1. 

Diabetes tipe 1 ini bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2 yang dimana penyakit  ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti gaya hidup tidak sehat, obesitas, dan darah tinggi. 

  • Hemophilia 

Adalah penyakit turunan yang menyebabkan darah menjadi membeku. Penyakit ini lebih banyak terjadi pada pasien laki-laki. Dalam kondisi normal, protein yang menjadi salah satu faktor pembeku darah yang membentuk jaringan penahan yang di sekitar sel darah sehingga menghentikan pendarahan. Namun bagi penderita hemophilia tubuh kekurangan faktor pembeku darah, membutuhkan waktu lebih lama guna menghentikan pendarahan. 

  • Asma 

Merupakan kondisi dimana terdapat masalah pada sistem pernapasan, yang dimana membuat penderitanya kesulitan untuk bernafas, pada kondisi yang parah akan mengalami gagal nafas. Penyakit ini menyerang sistem pernafasan yang termasuk dalam penyakit turunan, meski ada juga asma yang disebabkan oleh non—genetik seperti alergi debu. Hampir sekitar 30% kasus asma disebabkan oleh faktor genetik.

  • Epilepsi (Ayan)

Penyakit epilepsi atau ayan merupakan gangguan pada sistem saraf pusat manusia yang terjadi karena aktivitas yang berlebih dari sel neuron pada otak. Penyakit ini menyebabkan berbagai reaksi pada tubuh penderitanya seperti, melamun, kesemutan, gangguan kesadaran, hingga kejang-kejang atau kontraksi pada otot. Faktor genetik merupakan salah satu faktor seseorang menderita epilepsi. Epilepsi bisa diturunkan apabila orang tua atau kerabat dekat memiliki riwayat penyakit ini. Bukan hanya faktor genetik saja yang menyebabkan seseorang menderita epilepsy namun bisa karena trauma kepala, gangguan pada otak, gangguan perkembangan, cedera prenatal, hingga penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang menyerang otak. 

Orang yang memiliki penyakit turunan sangat perlu untuk selalu waspada. Walaupun kebanyakan dari penyakit turunan ini tidak bisa disembuhkan secara total, namun risiko yang didapat bisa diminimalisir. Maka dari itu selalu terapkan gaya hidup sehat dan selalu rutin memeriksakan kesehatan

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here