- Advertisement -

Penyakit HAV atau biasa dikenal dengan nama Hepatitis A merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis tipe A. Penyakit ini menyebar melalui jalur feses dan oral. Sebagian besar kasus hepatitis A terjadi pada anak-anak. Kondisi lingkungan yang buruk menjadi salah satu akibat dari penyebaran virus Hepatitis A.

Penyakit Hepatitis terjadi di seluruh dunia dan wabah ini sering terjadi di Negara berkembang, termasuk Indonesia. Pada daerah dengan tingkat endemisitas tinggi (suatu penyakit yang sering muncul dan menyerang wilayah geografis atau populasi tertentu untuk waktu yang lama) tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga rentan terhadap infeksi penyakit seperti ini.

Lebih dari 300.000 kasus penyakit yang diakibatkan oleh Hepatitis yang terjadi pada tahun 1988 di Negara berkembang, yaitu di Indonesia, Shanghai – China. Peningkatan penyakit Hepatitis A biasanya akan meningkat di akhir kemarau dan di awal musim hujan.

Curah hujan yang meningkat sehingga menyebabkan banjir pada kawasan tertentu, khususnya wilayah dengan sanitasi yang buruk. Maka akan mempermudah penyebaran penyakit Hepatitis. Penularan yang paling mudah yaitu melalui air yang sudah terkontaminasi tinja penderita.

Lalu Apa Saja Gejala Hepatitis A?

Jangan salah bedakan gejala Hepatitis dengan Flu. Walaupun gejala penyakit ini mirip, kamu perlu waspadai gejala atau infeksi yang terjadi. Biasanya gejala ini lebih mudah terlihat pada orang dewasa bila dibandingkan dengan anak-anak, karena anak-anak tidak terlihat menunjukkan gejala. Pada tahap awal, seseorang akan mengalami demam dan diikuti dengan gejala lainnya seperti:

    • Mengalami demam
    • Rasa mual
    • Muntah
    • Kelelahan
    • Hilangnya nafsu makan
    • Warna kulit menjadi kuning
    • Warna putih mata mengering
    • Urin berubah warna menjadi gelap

Gejala akibat penyebaran virus ini akan berakhir kurang dari 2 bulan.

Apa Yang Menjadi Penyebabnya?

Ilustrasi: pixabay/ask-blackboard-chalk-boardSebelum membahas penyebab penyebarannya, bagaimana virus Hepatitis menyebar? Penyebaran virus ini biasanya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.

Selain makanan dan minuman, penyebab seseorang terinfeksi virus Hepatitis A ini dikarenakan keadaan lingkungan yang dikunjungi atau tempat tinggal memiliki tingkat kebersihan buruk, terutama pada kualitas air. Sanitasi lingkungan yang kurang baik akan berpengaruh terhadap kesehatan.

Kemungkinan tertular penyakit ini juga bisa terjadi, jika melakukan kontak langsung dengan penderita Hepatitis. Tinggal serumah dengan penderita Hepatitis A menjadi faktor tertinggi penyebab terkena penyakit ini.

Pengobatan Hepatitis A

Tidak ada pengobatan khusus dalam menangani penyakit Hepatitis. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh akan melenyapkan virus dengan sendirinya. Pengobatan yang diberikan kepada pasien Hepatitis A berbeda, dilihat dari penyebabnya. Dan pengobatan dilakukan hanya bertujuan untuk meringankan gejala yang dirasakan penderita.

Bagaimana Mencegah Virus Hepatitis A?

Penularan virus ini ialah melakukan kontak dengan penderita melalui barang, makanan, ataupun minuman yang sudah terkontaminasi. Mencegah sakit lebih baik daripada mengobatinya.

Seperti yang dilansir PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) tentang pencegahan penularan virus Hepatitis A. Pencegahan dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:

    1. Melakukan vaksinasi untuk virus Hepatitis A. Vaksin ini dianjurkan bagi mereka yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi terkena Hepatitis A
    2. Selalu mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun, terutama sebelum makan, sebelum mengolah makanan dan setelah dari toilet
    3. Tidak berbagi penggunaan barang-barang pribadi, seperti pakaian, handuk, sikat gigi, termasuk juga peralatan makan dengan orang lain, terutama yang telah terinfeksi virus Hepatitis A
    4. Selalu memasak makanan sampai matang dan merebus air sampai mendidih
    5. Hindari kontak langsung dengan penderita Hepatitis A, karena tingkat penularan akan semakin tinggi bila terjadi kontak
    6. Hindari mengonsumsi makanan, buah serta sayuran mentah dari lokasi/lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya 
    7. Selalu menjaga kebersihan dan lingkungan tempat tinggal. Menjaga kebersihan lingkungan sangatlah penting untuk mencegah penularan penyakit terhadap orang lain
Sumber: 
Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here