Jamur Enoki Penyebab dari Wabah Listeria

0
64
Photo by Nathalie Jolie on Unsplash
- Advertisement -

Penggemar makanan shabu-shabu, atau hot pot dan sukiyaki pasti sudah tidak asing lagi dengan jamur enoki. Jamur yang berwarna putih bentuknya kecil panjang yang dijadikan salah satu bahan pelengkap hidangan suki. 

Baru-baru ini jamur enoki menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Sebab,  Badan Ketahanan Pangan (BPK) Kementerian Pertanian (Kementan), menarik dan memusnahkan semua jamur enoki yang beredar dipasaran. 

Alasannya, karena jamur enoki yang berasal dari Korea Selatan ini diyakini sudah tercemar bakteri listeria monocytogenes yang menjadi penyebab munculnya wabah penyakit listeria yang terjadi di Amerika, Australia dan Kanada. 

Fakta Tentang Jamur Enoki 

Belakangan ini jamur enoki menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Apalagi semenjak Covid-19 ini masyarakat lebih banyak dirumah dan mencoba berbagai jenis masakan. Hal ini lah yang membuat jamur enoki banyak dicari untuk dijadikan beragam masakan. 

Jamur enoki sudah ada dan tumbuh liar sejak tahun 800 SM di daratan Asia Timur dan Amerika Utara. Biasanya jamur ini akan tumbuh berkelompok di pada batang pohon seperti pohon kesemek, dan pohon hackberry China. 

Jamur enoki memiliki beragam sebutan, diantaranya enokitake, lily mushroom, dan paige beoseot (Korea). Jamur ini sudah banyak dibudidayakan. Jepang merupakan Negara pertama yang membudidayakan jamur enoki yang kini sudah populer di berbagai Negara. 

Namun sayangnya pemerintah Indonesia menarik dan memusnahkan semua jamur enoki yang beredar di pasaran. Karena jamur ini diyakini sebagai penyebab munculnya wabah listeria. 

Listeria atau listeriosis adalah penyakit Foodborne atau penyakit yang ditularkan melalui makanan yang sudah tercemar bakteri listeria monocytogenes. Penyakit ini memiliki gejala yang mirip dengan flu  yaitu demam, menggigil, mual, muntah, sakit kepala, sakit punggung dan diare. Penyakit  ini jika tidak segera ditangani bisa menyebabkan komplikasi penyakit sperti bacteremia hingga meningitis. 

Baca juga : Gejala, Penyebab & Pengobatan Meningitis

Berasal dari Korea

Jamur enoki yang menjadi penyebab wabah listeria diproduksi oleh Sun Hong Foods dari Korea. Setelah merebaknya wabah listeria dan menewaskan 4 orang, pihak Sun Hong Foods langsung menarik semua jamur enoki yang beredar. US Food and Drug Administration menghimbau masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan jamur enoki yang diproduksi oleh Sun Hong Foods untuk tidak mengkonsumsinya, walaupun kondisi jamur tersebut masih segar.

Dijadikan Obat Tradisional China

Jamur emoni sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Karena jamur enoki mengandung banyak protein yang tinggi. Hal ini sudah dibuktikan oleh penelitian dari Frontiers in Pharmacology. 

Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa kandungan protein pada jamur enoki sebanding dengan sayuran hijau. Protein ini bermanfaat sebagai salah satu komponen untuk meningkatkan daya tahan tubuh makhluk hidup. Selain itu jamur enoki juga mengandung asam galat, asam caffeic, guercetindan catechin, yang dimana zat-zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. 

Pencegah Agar Terhindar dari Wabah Listeria 

Sebenarnya bukan hanya jamur enoki saja yang menjadi penyebab utama dari wabah listeria. Bakteri listeria monocytogenes ini banyak bersembunyi pada makanan yang didinginkan terlalu lama, makanan yang diawetkan. Sayuran dan buah-buahan yang bersentuhan langsung dengan listeria di tanah, makanan kaleng dan seafood mentah. Agar terhindar dari penyakit ini, hal yang utama selain tidak mengkonsumsi jamur enoki yang berasal dari korea, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari wabah listeria menurut Centers for Disease Control and Prevention : 

    • Masak lah jamur, sayuran atau apapun dengan baik sebelum dikonsumsi, untuk mematikan bakteri yang menempel.
    • Jangan mengkonsumsi susu yang belum dipasteurisasi (proses pemanasan untuk membunuh bakteri). 
    • Hindari mengkonsumsi daging yang setengah matang atau mentah. Pastikan daging tersebut sudah matang sebelum dikonsumsi. 
    • Hindari mengkonsumsi ikan asap yang tidak terjamin kebersihannya. 
    • Segera simpan melon yang sudah dibersihkan dan dipotong pada lemari pendingin, dan jangan mengkonsumsi melon yang sudah dipotong dan berada dilemarai pendingin setelah lewat dari 7 hari. 

Jika kamu memiliki gejala yang mirip seperti listeria, segeralah periksakan ke dokter agar bisa ditangani secepatnya dan tidak menimbulkan komplikasi. 

semoga informasi ini bermanfaat.

Baca juga : 

5 Rekomendasi Vitamin Peningkat Daya Tahan Tubuh

Sumber : 

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here