Fakta atau Mitos, Olahraga Dapat Memicu Radikal Bebas?

0
237
Photo by pexels/the5th
- Advertisement -

Siapa yang tidak pernah Olahraga? Tentunya kita semua pernah berolahraga walaupun kebanyakan masyarakat dengan tingkat kesibukan yang padat sering kali mengabaikan olahraga. Padahal olahraga baik untuk tubuh. Mengapa dikatakan baik, karena aktivitas ini dapat melatih tubuh seseorang tidak hanya secara jasmani namun juga secara rohani. Dengan kamu berolahraga maka metabolisme tubuh menjadi lancar, sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi di dalam tubuh akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Tidak heran banyak orang yang menjadikan olahraga sebagai salah satu hobi. Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, ternyata berolahraga juga bisa menjaga berat badan tetap normal. Kegiatan ini juga bisa menjadi cara berinteraksi dengan orang lain. Namun perlu diingat, ternyata olahraga yang berlebihan akan memicu timbulnya radikal bebas di dalam tubuh yang berpotensi menyebabkan penyakit.

Radikal bebas merupakan molekul atau ion yang mempunyai elektron yang tidak berpasangan. Akibatnya elektron yang tidak berpasangan ini berubah menjadi radikal bebas yang membuatnya menjadi tidak stabil dan sangat reaktif terhadap senyawa lain.

Faktor-faktor Terjadinya Radikal Bebas

Terlalu banyak radikal bebas di dalam tubuh, maka akan menurunkan fungsi organ tubuh manusia. Faktor terjadinya radikal bebas bisa disebabkan dari 2 faktor, yaitu:

    • Faktor Internal (yang berasal dari dalam tubuh)

Radikal bebas bisa terbentuk dari plak-plak yang menumpuk di dalam tubuh, karena makanan yang tidak terbuang sehingga menjadi radikal bebas.

    • Faktor Eksternal (yang berasal dari luar tubuh)

Makanan menjadi penyebab utama radikal bebas terjadi di dalam tubuh. Selain makanan, yang termasuk ke dalam faktor ini. Antara lain polusi udara seperti: asap rokok, efek samping teknologi, salah satunya penggunaan Handphone. Hal ini dikarenakan Handphone mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang menyebabkan terjadinya radikal bebas masuk ke dalam tubuh.

Sebenarnya tubuh manusia dapat menetralisir radikal bebas. Hanya saja jika jumlahnya berlebihan maka kemampuan tubuh untuk menetralisir menjadi berkurang. Penumpukan radikal bebas di dalam tubuh suatu saat akan menyebabkan timbulnya penyakit kronis seperti serangan jantung, kanker dan menurunnya fungsi ginjal.

Begitu juga dengan kegiatan olahraga yang berlebih, dimana tubuh membutuhkan oksigen yang sangat banyak. Jika kegiatan ini sering dilakukan dengan cara yang tidak benar, maka akan terjadi penumpukan radikal bebas di dalam tubuh.

Melakukan Olahraga Yang Baik dan Benar

Olahraga yang dilakukan dengan cara yang tidak benar nantinya akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Lakukanlah olahraga dengan memperhatikan hal-hal berikut ini agar mendapat kebugaran dan kesehatan tubuh.

1) Perhatikan kesehatan

Melakukan olahraga ketika kondisi tubuh sedang sakit, nantinya akan membuat tubuh menjadi lemah. Walaupun olahraga baik untuk kesehatan, tapi tidak dengan seseorang yang sedang sakit. Karena itu tidak dianjurkan berolahraga ketika tubuh dalam kondisi yang tidak fit. 

2) Periksa kondisi peralatan dan perlengkapan

Photo: Pixabay

Pastikan tidak lupa mengecek kondisi peralatan dan perlengkapan sebelum melakukan olahraga. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya cedera jika ada peralatan yang mengalami kerusakan 

3) Pemanasan

Photo: Pexels/Burst

Lakukanlah pemanasan terlebih dahulu sebelum memulai olahraga. Pemanasan bisa dilakukan selama 10 sampai 15 menit. Ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot dan juga untuk menghindari terjadinya cedera saat berolahraga. Mulailah melakukan gerakan ringan sebagai pemanasan

4) Menentukan tempat

Sebelum memulai pilihlah tempat yang bebas polusi dan udara terbuka, karena  ketika berolahraga tubuh membutuhkan banyak oksigen. Jika berolahraga di tempat dengan udara yang banyak polusi, oksigen yang dihirup akan terkontaminasi.

5) Olahraga teratur atau tidak memaksakan tubuh

Jadi untuk menghindari penumpukan radikal bebas di dalam tubuh akibat olahraga yang berlebih sebaiknya lakukan olahraga dalam batas waktu yang normal, yaitu sekitar 15 menit, 30 menit atau satu jam setiap harinya atau kamu bisa lakukan tiga kali dalam seminggu saat pagi atau sore hari. Beristirahatlah jika mulai merasa lelah, atur pernafasan agar normal kembali.

6) Melakukan pendinginan

Setelah berolahraga jangan lupa untuk melakukan gerakan pendinginan. Berbeda dengan pemanasan, gerakan pendinginan ini membantu menurunkan detak jantung dan mengontrol tekanan darah. 

Jangan lupa juga untuk mengatur pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Karena makanan yang mengandung antioksidan dapat mencegah atau mengurangi penyakit kronis akibat radikal bebas.

Sumber:
Pengertian Radikal Bebas https://www.ilmukimia.org/2013/06/radikal-bebas.html
Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here