Fakta Menarik Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

0
2090
- Advertisement -

Cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus merupakan salah satu jenis cacing tanah yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus tergolong dalam kelompok hewan avertebrata, dikarenakan tidak memiliki tulang belakang dan hidup di dalam tanah yang gembur juga lembab. Perkembangbiakan cacing ini sangat cepat dan sangat mudah untuk diternak jika dibandingkan dengan jenis cacing tanah lainnya.

Ciri-ciri cacing Lumbricus Rubellus yaitu mempunyai warna cokelat kemerahan atau ungu kemerahan pada tubuhnya, bergerak lebih lambat dari cacing biasanya, mempunyai panjang badan sekitar 7,5 cm sampai 9 cm, berbentuk pipih dan mempunyai ekor tumpul berwarna kuning.

Memiliki Kadar Protein Yang Lebih Tinggi

Berdasarkan penelitian para ahli menyebutkan kandungan cacing tanah memiliki tingkat protein lebih tinggi dengan kadar 76%, lebih tinggi dari pada ikan (54%) dan daging (48%). Protein pada cacing tanah berbeda dengan yang dimiliki oleh manusia dalam fungsi perlindungan tubuh dari mikroba bakteri.

Cacing tanah mengandung lebih dari 40 protein, dimana protein ini memiliki mekanisme antimikroba yang dapat membunuh bakteri tanpa merusak jaringan di dalam tubuh. Berbeda dengan sistem kekebalan tubuh manusia yang merusak jaringan tubuh untuk membunuh mikroorganisme bakteri tertentu.

Lumbricus Rubellus Menyimpan Banyak Khasiat?

Seperti yang kita ketahui, jika dibandingkan dengan sistem kekebalan tubuh cacing tanah lebih “canggih” daripada antibiotik yang ditemukan sampai sejauh ini. Berdasarkan sumber para ahli dan pakar cacing tanah mengatakan, banyak sekali manfaat yang dihasilkan cacing tanah. Ini dikarenakan antibakteri dalam ekstraksi cacing tanah dapat membantu menghambat gram negatif yang bersifat patogenik (menimbulkan bakteri atau virus). Tidak heran jika cacing tanah menyimpan banyak khasiat. Terutama bagi kesehatan tubuh manusia.

Di beberapa Negara Asia Tenggara seperti Korea, Vietnam, dan China cacing tanah jenis Lumbricus digunakan sebagai obat tradisional dan sudah dicantumkan ke dalam buku bahan obat standar yakni “Ben Cao Gang Mu”. Di Negara China, cacing tanah biasa disebut dengan nama “naga tanah” atau nama lain cacing tanah kering disebut dengan nama “ti lung kam” di kalangan pedagang obat tradisional.

Disebutkan bahwa senyawa aktif dalam cacing tanah mampu melumpuhkan bakteri patogen, khususnya Escherichia Coli (E. coli) penyebab diare. Tidak hanya menyembuhkan diare, tapi cacing tanah jenis Lumbricus dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti:

    • Membantu pengobatan demam tinggi akibat typus & DBD
    • Kolesterol tinggi
    • Anemia
    • Diabetes
    • Migrain
    • Menurunkan tekanan darah tinggi
    • Gangguan pencernaan dan perut
    • Menghilangkan keluhan selama masa kehamilan
    • Menjaga dan meningkatkan stamina vitalitas
Baca Juga:
- Jenis Sakit Kepala Yang Sering Terjadi
- Mencegah Gejala Diabetes Di Usia Muda

Tidak hanya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, dalam bidang kecantikan/kosmetik, senyawa aktif yang ada pada cacing tanah digunakan sebagai substrat pelembab wajah, pelembab kulit, dan serum anti infeksi.

Fakta Di Dunia Tentang Lumbricus Rubellus

Berikut beberapa fakta menarik di dunia tentang Lumbricus Rubellus:

  • Sebagai Healing Food (Makanan Kesehatan)

Menjadi makanan istimewa di Eropa, Asia, dan Amerika

Suku Aztec, Aborigin (Australia), Maori (New Zealand), dan suku primitif lainnya biasa memanggang cacing di atas api unggun, atau dibawah panas matahari sebelum menumbuknya sampai halus untuk dimakan dengan roti

    • Perancis tidak hanya dikenal sebagai pakar mengolah bekicot menjadi makanan yang lezat, tetapi juga ahli dalam memasak cacing tanah. Soufflé Ver de Terre (sebutan cacing tanah dalam bahasa Perancis) adalah nama menu makanannya.
    • Di Negara Afrika, cacing tanah yang sudah dibelah, kemudian dibersihkan, dan dikeringkan menjadi makanan obat sebagai makanan untuk pengobatan diare dan mencegah terjadinya kematian yang diakibatkan oleh diare di Negara berpenghasilan rendah (miskin) di Afrika.
    • Do TatLoi, MD, PhD, direktur Hanoi National Institute of Pharmaceutical di Vietnam termasuk seorang penulis yang getol menyebarluaskan khasiat si cacing tanah. Selain itu, Ba Hoang, MD, PhD dari Vietnam, telah membuktikan efektivitas cacing tanah dalam mengobati pasiennya yang mengidap stroke, penyumbatan pembuluh darah, hipertensi, epilepsi, dan penyakit infeksi lainnya. Resepnya juga telah banyak dijadikan obat paten untuk pengobatan radang usus, stroke, dan alergi.Menjadi makanan istimewa di Eropa, Asia, dan Amerika
  • Sebagai penyembuh penyakit/penghancur gumpalan darah

Canada RNA Biochemical, Inc. berhasil mengembangkan penelitian terhadap cacing tanah dengan menstandarkan enzim lumbrokinase menjadi obat stroke.

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here